Instagram, banned
Published 19 October 2023 by Informatikamu Editorial

7 Tips Ampuh Mencegah Akun Instagram Anda Dibanned

Selamat datang, pengguna Instagram yang setia! Mungkin Anda sering mendengar tentang beberapa akun Instagram yang mendadak hilang atau kena banned? Apakah Anda pernah khawatir bahwa hal yang sama bisa terjadi pada akun Anda? Good news! Kami di sini untuk membantu Anda mencegah hal tersebut terjadi. Tujuannya? Agar akun Instagram Anda dapat terus beroperasi tanpa hambatan apapun. 

"Dengan berbagai fitur dan komunitas global yang luas, Instagram menjadi platform yang ideal untuk berbagi momen spesial, menjangkau audiens, dan bahkan menjalankan bisnis. Tapi, perlu diingat, semuanya harus berlangsung dalam aturan dan batas yang ditetapkan oleh Instagram."

Untuk mencegah akun Instagram Anda kena banned, penting untuk Anda pahami dan mengikut aturan yang ada. Kami akan memberikan beberapa tips yang berguna ulasan ini. Anda siap? Mari kita mulai. 

Kenali dan Patuhi Kebijakan Instagram 

Anda mungkin pernah mendengar pepatah "pencegahan adalah lebih baik daripada pengobatan", hal yang sama juga berlaku untuk akun Instagram Anda. Cara paling ampuh untuk mencegah akun Instagram Anda kena banned adalah dengan mematuhi Peraturan Komunitas Instagram dan Kebijakan Penggunaan Wajar. Tapi, apa sebenarnya aturan-aturan ini? 

  1. Peraturan Komunitas Instagram: Set beraturan yang dirancang untuk menjaga Instagram aman dan santai. Aturan ini melarang konten yang berbau kebencian, pelecehan, atau kekerasan. Selain itu, aktivitas seperti menjual akun atau sumber daya, menjual atau mendistribusikan narkoba, atau posting konten pornografi juga dilarang.
  2. Kebijakan Penggunaan Wajar: Kebijakan ini menjelaskan batas penggunaan fitur Instagram. Misalnya, Anda tidak boleh mengirim terlalu banyak permintaan atau komentar dalam waktu singkat. Hal ini juga melarang perilaku 'spammy', seperti berkomentar atau menyukai foto secara berlebihan.

Gunakan Konten Original 

Instagram sangat menghargai originalitas dan kreatifitas. Salah satu hal yang bisa membuat akun Anda masuk dalam radar pihak Instagram adalah jika Anda terus menerus memposting konten yang sama atau mencuri karya orang lain. 

So, bagaimana cara kita memastikan konten kita orisinil? Ya, dengan membuatnya sendiri! Mulai dari memotret, mengedit, hingga menulis caption, pastikan semua itu adalah hasil karya Anda sendiri. Jika Anda perlu menggunakan karya orang lain, pastikan Anda sudah mendapatkan izin dan memberikan penghargaan kepada pemilik aslinya. 

Hindari Praktik Spaming 

Ingatlah, Instagram diciptakan sebagai platform untuk berbagi dan berinteraksi, bukan platform untuk melakukan spam! Padahal, seringkali, banyak pengguna yang terjebak dalam tindakan spam tanpa mereka sadari. Misalnya, Anda mencoba meningkatkan jumlah pengikut dengan cara mengikuti banyak akun dalam waktu singkat atau mengirimkan banyak komentar dalam waktu singkat. Ini semua adalah praktik spam dan perlu Anda hindari.

Jadi, apa yang harus kita lakukan? Mudah saja. Gunakan aplikasi ini secara alami. Berinteraksilah dengan pengguna lain secara manusiawi, jangan terlalu berlebihan. Dan perlu diingat, kualitas selalu lebih penting daripada kuantitas.

Ingatlah selalu, jangan biarkan nafsu untuk mendapatkan popularitas cepat merusak reputasi online Anda. Cegahlah akun Instagram Anda kena banned dengan berperilaku bijak dan bertanggung jawab.

Mengelola Komentar Spam dan Tindakan Negatif Lainnya

Spam komentar dan perilaku negatif lainnya seringkali menjadi faktor penting yang membuat akun Instagram Anda terkena banned. Bagaimana Anda bisa mencegahnya? Mudah saja, Anda perlu aktif dalam mengelola komentar dan melaporkan tindakan yang berpotensi merugikan. 

Komentar spam umumnya berisi tautan atau promosi yang tidak relevan dengan konten yang Anda posting. Meskipun Instagram memiliki fitur untuk memfilter spam, kadangkala masih ada yang lolos. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk melakukan pembersihan manual dari waktu ke waktu, bukan? Pastikan untuk menjaga komentar di bawah postingan supaya tetap sehat dan konstruktif. 

Ada kalanya Anda mungkin menemukan pengguna yang terus menerus mengirim komentar negatif atau berperilaku tidak pantas. Dalam kasus seperti ini, Anda bisa memblokir atau melaporkan pengguna tersebut. Ingat, Instagram menghargai komunitas yang menjunjung tinggi tata krama dan saling menghormati

Peace is bliss, isn't it? Jagan lupa juga untuk menjaga etika dalam berdiskusi di kolom komentar. Sebagai pemilik akun, Anda memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan lingkungan yang positif dan menghargai pendapat orang lain, meski berbeda dengan pandangan Anda. Dengan begitu, akun Instagram Anda akan terhindar dari risiko banned. 

Namun, apa yang harus dilakukan jika Anda sudah menjadi korban spam atau perilaku negatif? Jangan khawatir, Anda bisa melaporkannya kepada Instagram. Mereka akan melakukan tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ini menunjukkan betapa pentingnya kita sebagai pengguna dalam membantu Instagram menciptakan lingkungan yang aman dan positif.

Menggunakan Fitur Keamanan untuk Mengamankan Akun Anda

 Instagram melimpah dengan fitur keamanan demi memastikan akun penggunanya aman dari aksi peretasan maupun penyalahgunaan. Mengaktifkan dan memanfaatkan fitur-fitur ini bukan hanya menjaga akun Anda terhindar dari banned, lakuk allu pertahankan integritas dan reputasi online Anda.

instagram 

 Salah satu fitur pertama yang harus Anda gunakan adalah verifikasi dua langkah. Apa sebenarnya itu? Two-step verification, atau disebut juga autentikasi dua faktor, adalah proses di mana Anda membutuhkan dua metode verifikasi untuk masuk ke akun Anda. Sebagai contoh, jika Anda mencoba masuk dari perangkat baru, Instagram akan meminta Anda memasukkan kode yang dikirimkan melalui SMS ke nomor ponsel Anda. Dengan begitu, jika seseorang mencoba meretas akun Anda, mereka harus dapat mengakses ponsel Anda juga - hal yang sangat tidak mungkin! 

 Anda juga harus memastikan bahwa kata sandi Instagram Anda kuat dan unik. Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun. Anda bisa mempertimbangkan penggunaan password manager jika sulit untuk mengingat banyak kata sandi. Tapi apa yang membuat kata sandi 'kuat'? Biasanya melibatkan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan simbol. Sebuah kata sandi panjang juga lebih aman daripada kata sandi pendek. 

 Terakhir, Instagram juga memiliki fitur "Session" yang memungkinkan Anda melihat semua perangkat yang saat ini masuk ke akun Anda. Anda tidak mengenali salah satu perangkat? Keluar saja dari perangkat tersebut secara langsung di Instagram. Ini adalah cara yang efektif untuk menghapus akses perangkat yang tidak sah ke akun Anda - secara cepat dan mudah. 

 Allu prediksi dapat memberikan pencegahan yang berharga terhadap aktivitas merugikan yang berpotensi membawa akun Anda ke arah yang dilarang. Jadi, jangan lupa untuk secara rutin memeriksa fitur keamanan Instagram dan menjaga akun Anda aman.

Menghindari Postingan yang Mengandung Konten Sensitif

Apakah Anda pernah mendengar kasus di mana seseorang diblokir atau di-banned dari Instagram karena memposting konten yang terlalu "dewasa" atau berbatasan dengan kekerasan? Nah, itulah yang dimaksud dengan konten sensitif. Instagram memang telah mengeluarkan pedoman komunitas yang jelas mengenai apa saja yang bisa dan tidak bisa diposting. Coba pertimbangkan sebelum Anda memposting, apakah kemungkinan konten Anda bisa menyinggung orang lain, mendiskreditkan individu lain, atau selaras dengan nilai-nilai umum komunitas Instagram? 

Sebagai contoh, konten vulgar, pornografi, kekerasan, ujaran kebencian, atau segala bentuk diskriminasi serta aktivitas haram lainnya merupakan bentuk konten yang sesungguhnya dilarang keras oleh Instagram. Semakin banyak Anda memposting konten-konten tersebut, semakin besar kemungkinan Anda untuk kena banned. 

Sebaliknya, menghindari konten yang berpotensi sensitif tidak berarti Anda harus kehilangan kreativitas Anda. Tekankan pada konten yang positif dan menggembirakan, dan reguklah manfaat dari komunitas yang saling mendukung dan menghargai. Bisa jadi, justru dengan demikian, pengikut Anda bertambah karena merasa aman dan nyaman dengan post yang Anda bagikan. 

Anda mungkin berpikir, "Tapi, apa salahnya memposting sesuatu yang 'menarik' meskipun itu sedikit menyinggung?". Hati-hati, karena apa yang menurut Anda 'menarik' mungkin justru berisiko bagi akun Instagram Anda. Sebaiknya, berfikir baik-baik sebelum mem-post, dan jika ragu, lebih baik jangan. 

Ingat, tujuan utama membagikan konten di media sosial adalah untuk berbagi, berinteraksi, dan membangun hubungan yang sehat dan positif. Apakah akun Instagram Anda saat ini mencerminkan nilai-nilai tersebut? Jika tidak, mungkin saatnya untuk merubah strategi dan berpikir dua kali sebelum memposting. Dengan cara ini, Anda dapat mencegah akun Instagram Anda kena banned.

Menjaga Etika dalam Follow dan Unfollow Pengguna

Instagram tidak hanya sekadar platform media sosial untuk membagikan foto dan video menarik. Instagram juga merupakan wadah komunitas dimana kita bisa saling berinteraksi, mengikuti dan diikuti orang lain, dan menghargai konten yang mereka bagikan. Di sinilah pentingnya menjaga etika dalam mengikuti dan berhenti mengikuti pengguna lain. 

Anda mungkin berpikir, mengapa sikap follow dan unfollow bisa menjadi masalah besar di Instagram? Nah, bagi sebagian orang, itu adalah tentang rasa dihargai dan diterima dalam komunitas online. Jadi, kami semua perlu patuh pada etika tertentu untuk menjaga hubungan yang baik dengan pengguna lain. 

Etika Follow 

  1. Jangan melakukan follow secara sembarangan. Hanya ikuti akun yang benar-benar Anda minati dan sesuai dengan tujuan atau minat Anda di Instagram. Memilih secara random akan menghasilkan interaksi yang kurang autentik.
  2. Harap berhenti melakukan 'follow for follow'. Praktik ini tidak hanya tidak etis, tetapi juga bisa mendapatkan Anda di blokir oleh Instagram. Fokuslah pada membangun hubungan yang tulus dan interaksi yang bermakna, bukan hanya mengejar jumlah pengikut.
  3. Hormati privasi orang lain. Jika akun ditandai sebagai private, jangan memaksa mereka untuk mengikuti Anda. Mereka memiliki alasan mereka sendiri untuk menjaga privasi mereka.

Etika Unfollow 

  1. Jangan melakukan unfollow secara sembarangan. Jika Anda mengikuti seseorang, berikan mereka rasa hormat dengan tidak meng-unfollow mereka tanpa alasan tertentu.
  2. Harap jangan menggunakannya sebagai alat untuk mengekspresikan kemarahan atau frustrasi. Jika Anda memiliki problem dengan pengguna tersebut, lebih baik berbicara kepada mereka secara langsung, bukan melalui tindakan unfollow yang pasif-agresif.
  3. Jangan unfollow massal. Ini dapat dianggap sebagai spam atau perilaku yang mencurigakan oleh Instagram, yang bisa berujung pada banned atau pembatasan akun.

Dengan menjaga etika dalam melakukan follow dan unfollow, kita dapat membantu menciptakan lingkungan Instagram yang lebih positif dan menghargai. Selain itu, hal ini juga akan menjauhkan akun Anda dari risiko terkena banned karena melanggar kebijakan Instagram. Jadi, ayo kita bagikan konten yang berharga dan berinteraksi dengan cara yang lebih sopan dan saling menghargai di Instagram!